TRAGEDI BUAH KHULDI

TRAGEDI BUAH KHULDI

Geger kedua pasca penciptaan manusia yang menghebohkan adalah TRAGEDI BUAH KHULDI. Mengapa kami memberikan judul Tragedi Buah Khuldi ? Apakah yang dinamakan buah khuldi itu ? Apakah buah khuldi itu ada ? Pertanyaan-pertanyaan itu akan kami bahas satu persatu.

Tragedi Buah Khuldi merupakan peristiwa yang teramat penting dan sentral dalam sejarah pasca penciptaan Adam As. Dari peristiwa inilah, cerita kehidupan besar manusia dimulai. Suatu peristiwa yang menyebabkan Adam dan Hawa diusir dari kenikmatan surganya, yang kemudian hidup bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di muka bumi.

Buah khuldi atau pohon khuldi diibaratkan adalah buah atau pohon terlarang. Kata yang spesifik menyebut buah khuldi tidak terdapat dalam Al-Quran. Penyebutan buah khuldi atau pohon khuldi atau pohon terlarang dalam Al-Quran hanya disebutkan dengan nama pohon ini.

QS Al-Baqarah (2) ; 35 : Dan Kami berfirman, “Hai Adam diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang dzalim.

QS Al-A’raaf (7) ; 19-20 : (Dan Allah berfirman) , “Hai Adam bertempat tinggalah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk golongan orang-orang yang dzalim (19). Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata, “Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal”.

Dari ayat-ayat di atas jelas menjelaskan bahwa tidak ada penyebutan pohon khuldi, tapi menunjuk pohon ini, suatu pohon yang tidak dijelaskan secara detail, dan Allah melarang kepada Adam dan Hawa untuk mendekati (pohon ini), apalagi menjamah bahkan memakan sebagian daripadanya. Ayat-ayat di atas adalah ayat-ayat mutasyabihat (ayatayat yang tersirat) yang arti dan maknanya menjadi pemikiran.

Pohon Khuldi adalah pemberian nama setan dari kata Syajaratul Khuldi, yang berarti Pohon Keabadian yang bertujuan guna merayu, menggoda dan menyuruh Adam dan Hawa untuk mendekati dan memakan buahnya, agar hidup kekal abadi dan menjadi penguasa kerajaan yang tidak akan binasa.

QS. Thahaa (20) ; 120 : Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata, “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon keabadian (syajaratul khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: